Scroll untuk baca artikel beritanya
Berita

Peci Bermotif Kerawang Gayo Buatan Jamiun Sahir Diminati Muslim Di Luar Negeri

1898
×

Peci Bermotif Kerawang Gayo Buatan Jamiun Sahir Diminati Muslim Di Luar Negeri

Sebarkan artikel ini

0:00

Jakarta | Penajournalis.id – Umat muslim di Inggris hari ini sudah melaksanakan lebaran idul adha, tepat di momen lebaran justeru banyak yang memesan peci yang bermotif kerawang khas gayo.

Disampaikan oleh Jamiun Sahir adik sepupu dari Yusradi Usman al-Gayoni salah satu founder Word Gayonese Community, ada muslim di London yang berminat terhadap bulang/kopiah kerawang Gayo yang ia produksi. “InsyaAllah mereka mau pesan,” kata Jamiun Sahir, pengrajin  kerawang Gayo (Toko Arreza) Kepada Penajournalis.id Minggu (16/6/2024).

Di saat selesai melakukan sholat idul adha dan setibanya di rumah, ada jamaah yang tertarik dan langsung memesan kopiah yang bermotif kerawang itu. dalam waktu dekat dirinya akan segera mempersiapkan pesanan tersebut dan akan di titipkan ke diaspora Indonesia-Inggris yang mau berangkat ke London.

Baca juga articel beritanya  Kombes Pol Fahmi Kapolresta Tegaskan, Pengobatan Ida Dayak di Banda Aceh "Hoaks"

Jamiun Sahir juga mengatakan tujuh bulan lalu, saat Yusradi dan keluarga berangkat ke London Inggris dalam rangka studi, dirinya memberikan Yusradi dan kedua anaknya peci kerawang Gayo, ucapnya.

Menurut pengakuannya, peci/kopiah tadi selalu dipakainya di saat sholat jamaah, buka puasa dan di saat ada kegiatan di masjid-masjid hingga komunitas dari berbagai negara yang ada di tempat tinggalnya di daerah Sutton, London.

Jamiun Sahir memulai menjahit peci kerawang Gayo di ibukota Jakarta pada tahun 2004. “Waktu itu, sempat berhenti kerja. Sambil menjaga kios di rumah, saya belajar menjahit peci kerawang Gayo secara otodidak. Anak yang sulung masih berumur dua tahun. Alhamdulillah, berjalan lancar. Tapi, sempat berhenti lagi. Pas Covid, jalan lagi. Saat itu, pergerakan dibatasi. Akhirnya, saya produksi bulang kerawang Gayo lagi,” tuturnya.

Baca juga articel beritanya  Warga Beramai-Beramai Ke Polres Bener Meriah,Ternyata Laporkan,Perambahan Hutan

Produksi kerawang Gayo itu ungkapnya, selain untuk menambah penghasilan dan juga untuk memperkenalkan peci bermotif kerawang Gayo. “Di samping orang Gayo, ada juga yang bukan orang Gayo yang beli di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Sekarang, alhamdulillah, ada juga yang mesan dari London. Mudah-mudahan makin membukakan pasar kerawang Gayo di sana. Kerawang Gayo pun makin dikenal, melalui Yusradi,” harapnya.

Baca juga articel beritanya  Pj. Gubernur Bustami Hamzah Antar Dua Putranya Hari Pertama Sekolah,Di SD AL Azhar Cairo Banda Aceh

Dihubungi terpisah, Diaspora Indonesia-Inggris, Yusradi Usman al-Gayoni, membenarkan hal tersebut. “Benar. Saat sampai di rumah, selepas salat idul adha dari masjid, langsung saya komunikasikan ke Indonesia. Ada jemaah yang berminat dan memesan. Yang dari Maroko, suka motif kerawang Gayo yang saya pakai, warna emas,” Pungkasnya.

“Saya Founder World Gayonese Community (Diaspora Gayo Dunia) yang sudah beranggotakan 30 negara tersebut yang ikut mengenalkan kopi Gayo dan bersama keluarga dalam sebulan ini, juga berjualan rendang, kuliner asal Sumatera Barat yang menyasar warga Indonesia di London,” Tutup Yusradi