Scroll untuk baca artikel beritanya
BeritaDaerahHukumNasionalPeristiwa

Ada Apa?. Warga Beramai-Ramai,Datangi Polres Bener Meriah

3303
×

Ada Apa?. Warga Beramai-Ramai,Datangi Polres Bener Meriah

Sebarkan artikel ini

0:00

Penajournalis.id | Bener Meriah – Warga desa Pante Raya berbondong bondong datangi Polres Bener Meriah di akibatkan geram terhadap adanya ulah oknum yang tidak bertanggung jawab,melakukan perambahan hutan diduga masuk ke kawasan hutan lindung.

Pasalnya,Kepala desa Pante Raya Fajaruddin mengatakan,saya bersama masyarakat mau melaporkan persoalan ini ke polres Bener Meriah.

Ia menjelaskan.”Kita semua butuh lahan untuk keberlangsungan hidup kita, tapi tidak dengan cara seperti itu,karena disana terdapat sumber mata air kami”. ucapnya di halaman Mapolres Bener Meriah. Rabu, 3/7/2024.

Baca juga articel beritanya  Pj. Gubernur Bustami Hamzah Antar Dua Putranya Hari Pertama Sekolah,Di SD AL Azhar Cairo Banda Aceh

Dan juga berharap kami ingin hutan itu kembali kepada kami dan hutan itu kembali seperti semula dengan adanya reboisasi untuk masa depan putra putri kita, Tandasnya.

Berdasarkan keterangan kepala desa sebelum di wawancara, Penajournalis.id langsung menuju ke lokasi memastikan keterangan kepala desa tersebut.

Pantauan di lokasi terlihat secara kasat mata, terdapat beberapa pohon bibit ganja beserta ganja kering di dalam sebuah gubuk. Dan beberapa pohon damar yang sudah di tumbangi bahkan sebahagian kayu di jadikan olahan berbentuk papan menggunakan mesin potong jenis sinso, di area itu juga sudah di tanami pohon kopi.

Baca juga articel beritanya  AKP M Abdhi Hendriyatna,S. I. K.,KasLan Polres Lhokseumawe,Dialog Interaktif RRI,Sosialiasikan Ops Seulawah 2024

Disaksikan masayarakat yang ikut melihat termasuk dari tim Satreskrim Satnarkoba Polres Bener Meriah dan KPH Wilayah 2 Aceh.

Dari pembukaan lahan yang dilakukan. sumber mata air yang berada dalam kawasan hutan lindung  tidak dapat lagi di nikmati oleh masyarakat karena berkurangnya debit air. dikhawatirkan jika dilakukan pembiaran penanganan kawasan lindung berpengaruh terhadap penurunan debit Air.

Baca juga articel beritanya  Polda Aceh Louncing Terbitkan SIM C1 Di Satpas Prototype,Pijay Jadi Wilayah Pertama Di Aceh

Salah satu warga Kamal Khairi menambahkan,kita berharap laporan ini di tindak lanjuti dengan serius oleh pihak yang berwajib,semoga ini menjadi efek jera bagi yang lain agar tidak menganggu kawasan itu”,Tutupnya.